CDN, Taliwang — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menyetujui Desa Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai salah satu penerima Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2026.
“Untuk Desa Poto Tano sudah mendapat persetujuan kementerian,” kata Kepala Dinas Perikanan KSB, Agus Purnawan.
Agus menjelaskan, sebagai langkah tindaklanjut pihaknya kini berkoordinasi dengan pemerintah desa Poto Tano. “Beberapa hal ada yang masih perlu kita persiapan sebelum program itu diturunkan. Makanya kami intens berkoordinasi dengan desa,” paparnya.

Agus mengungkap, Desa Poto Tano tidak saja ditetapkan sebagai penerima program KNMP. Namun statusnya juga ditingkatkan. Jika pada rencana awal desa tersebut akan dijadikan sebagai KNMP Penyangga dengan Desa Bungin di Kabupaten Sumbawa sebagai lokasi KNMP Utama. Namun rencana itu berubah dan kini Desa Poto Tano turut ditetapkan sebagai KNMP Utama.
Program KNMP ini menyasar penguatan sarana prasarana dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) nelayan. Dan Desa Poto Tano dipilih karena memenuhi kriteria mulai dari jumlah nelayan, produksi tangkap serta komitmen Pemdes menyediakan lahan hibah untuk penempatan berbagai fasilitas untuk mendukung kegiatan program KNMP. “Ketersediaan lahan paling utama. Alhamdulillah yang Poto Tano lahannya sudah clear karena memang milik Pemda,” sebut Agus.
Berbeda dengan Desa Poto Tano, Agus mengatakan, untuk Desa Labuhan Lalar sementara ini belum mendapat persetujuan KKP. Ia mengungkap persoalan yang dihadapi desa nelayan di Kecamatan Taliwang ini karena beberapa persyaratannya belum terpenuhi. Salah satunya terkait ketersediaan lahan.
“Lahan yang disediakan desa sebenarnya sudah siap dihibahkan. Tapi kondisinya dianggap oleh tim survei KKP belum memenuhi syarat, maka itu ditolak,” sebut Agus seraya menambahkan pihaknya bersama Pemdes Labuhan Lalar masih mencari titik lahan stategis sesuai kriteria yang diinginkan KKP. “Mudah-mudahan kita bisa dapat lahan yang strategis dalam waktu dekat supaya bisa juga disetujui tahun ini,” sambungnya.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Fokus program ini mendorong desa nelayan menjadi sentra hilirisasi produk perikanan, digitalisasi, dan modernisasi alat tangkap ramah lingkungan. (cdn.wan**)






