
CDN, Sumbawa Barat — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus memperkuat arah pembangunan daerah melalui berbagai program sosial dan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Memasuki satu tahun pelaksanaan Program Kartu Sumbawa Barat Maju sejak diluncurkan pada 20 Mei 2025, pemerintah daerah menilai program tersebut mulai menunjukkan dampak nyata di berbagai sektor strategis.
Bupati Sumbawa Barat bersama Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., mengajak seluruh masyarakat menjaga optimisme dan semangat gotong royong dalam membangun daerah. Momentum satu tahun program itu disebut menjadi refleksi penting bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan dasar secara merata.

Program Kartu Sumbawa Barat Maju sendiri mengintegrasikan tujuh layanan utama dalam satu sistem, yakni Maju Pendidikan, Maju Kesehatan, Maju Perumahan, Maju Tani Ternak, Maju Perikanan, Maju UMKM, dan Maju Sosial. Melalui skema tersebut, pemerintah daerah berupaya memperpendek jarak pelayanan dengan masyarakat serta mempercepat intervensi terhadap kebutuhan warga.

Di sektor pendidikan, Pemkab Sumbawa Barat mencatat sebanyak 12.445 penerima manfaat bantuan biaya masuk sekolah sepanjang tahun 2025. Jumlah itu terdiri dari 2.731 siswa TK sederajat, 2.875 siswa SD sederajat, 3.047 siswa SMP sederajat, 2.627 siswa SMA sederajat, serta 1.165 mahasiswa diploma dan strata satu. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban keluarga saat tahun ajaran baru.
Tak hanya itu, tahun 2026 pemerintah daerah mulai menggulirkan program beasiswa reguler bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi. Pemkab juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan PT Amman Mineral dalam penyediaan program beasiswa berbasis seleksi dan kuota. Langkah itu dinilai menjadi investasi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul asal Sumbawa Barat.

Sementara di bidang kesehatan, berbagai layanan berbasis kebutuhan masyarakat terus diperkuat. Mulai dari layanan TRC Ambulans berbasis puskesmas, ambulans rujukan gratis, bantuan biaya pendamping pasien rawat inap, hingga layanan pemulangan jenazah dari luar daerah kini telah berjalan dan dimanfaatkan masyarakat luas.
Data hingga Mei 2026 menunjukkan layanan TRC Ambulans telah menangani 13.356 pelayanan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Angka itu meningkat tajam dibanding tahun 2025 yang mencatat 6.609 layanan. Dari total pelayanan tersebut, sebanyak 87,85 persen merupakan kasus non-emergency, 10,10 persen layanan kesehatan terjadwal, dan 2,07 persen kasus emergency. Penyakit hipertensi menjadi kasus terbanyak dengan persentase 36,90 persen, disusul diabetes sebesar 11,76 persen.
Pemerintah daerah menilai tingginya angka pelayanan tersebut menjadi indikator bahwa layanan TRC tidak lagi hanya dipakai saat kondisi darurat. Kehadiran layanan kesehatan jemput bola itu kini berkembang menjadi bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat yang aktif membantu warga memperoleh akses medis secara cepat, terencana, dan berkelanjutan.
Di sektor ekonomi dan pengembangan wilayah, Pemkab Sumbawa Barat juga tengah mendorong sejumlah program strategis. Di antaranya pengembangan agribisnis sapi, target produksi benih padi unggul sebanyak 198 ton pada 2026 atau sekitar 59 persen dari kebutuhan benih daerah, pengembangan kawasan sentra budidaya di Kecamatan Jereweh dan Seteluk, hingga pembangunan kawasan wisata berbasis masyarakat di Kecamatan Brang Ene dan Brang Rea.

Bidang ketenagakerjaan juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Tahun ini, sejumlah pemuda Sumbawa Barat difasilitasi mengikuti pendidikan dan pelatihan kerja di UT School Jakarta. Selain itu, pemerintah tengah mempersiapkan pemberangkatan tenaga kerja terampil ke Jepang melalui kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan kerja.
Di tengah berbagai program pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut. Capaian itu menjadi penegasan atas konsistensi pengelolaan keuangan daerah yang dinilai sesuai standar akuntansi pemerintahan. Menutup penyampaiannya, Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah atas nama pemerintah daerah turut mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah serta mendoakan jamaah haji asal Sumbawa Barat agar diberikan kesehatan dan menjadi haji yang mabrur. (cdn.wan)






