KELANIR, CDN — Komitmen Pemerintah Desa Kelanir dalam mendorong kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, tidak berhenti sebatas wacana. Keinginan dan aspirasi masyarakat diwujudkan melalui rencana pelaksanaan turnamen sepak bola mini U13 bertajuk BPD Cup 2 Desa Kelanir, yang dalam waktu dekat akan segera digelar.
Turnamen tersebut menjadi salah satu bentuk nyata perhatian Pemerintah Desa Kelanir terhadap perkembangan olahraga sekaligus pembinaan generasi muda. Sejumlah persiapan mulai dimatangkan oleh jajaran pemerintah desa bersama panitia, dengan dukungan dari berbagai unsur masyarakat yang menyambut positif rencana digelarnya kompetisi tersebut.
Kepala Desa Kelanir, Muslihin, membenarkan bahwa pemerintah desa dalam waktu dekat akan menggelar turnamen sepak bola mini tersebut. Menurutnya, BPD Cup 2 bukan hanya ajang pertandingan untuk memperebutkan kemenangan, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak usia 13 tahun Desa Kelanir untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan bakat yang selama ini mungkin belum mendapatkan wadah.
Muslihin menjelaskan, gagasan pelaksanaan BPD Cup 2 juga lahir dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kelanir. Aspirasi tersebut kemudian mendapat respons dari Pemerintah Desa sebagai bentuk komitmen untuk menghadirkan kegiatan positif yang mampu melibatkan sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda di desa.
Menurut Muslihin, dukungan terhadap kegiatan olahraga menjadi penting di tengah perkembangan zaman dan semakin pesatnya penggunaan teknologi. Pemerintah Desa Kelanir ingin agar generasi muda memiliki aktivitas yang sehat, produktif dan mampu membangun karakter, sehingga tidak mudah terjerumus dalam berbagai bentuk pergaulan negatif.
“Pemerintah Desa Kelanir akan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Kami ingin anak-anak usia 13 tahun memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan energinya melalui kegiatan yang positif,” ujar Muslihin saat dikonfirmasi media.
Di sisi lain, Muslihin berharap pelaksanaan BPD Cup 2 Desa Kelanir dapat berjalan sukses, aman dan lancar sesuai harapan seluruh masyarakat. Ia juga berharap kehadiran turnamen tersebut tidak hanya memberikan hiburan bagi warga, tetapi mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat desa. Dengan demikian, sepak bola tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun karakter generasi muda dan menggerakkan roda perekonomian desa. (cdn.wan)






