
SUMBAWA BARAT, CDN – Di saat banyak perusahaan tambang hanya dikenal karena mengeruk sumber daya alam, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) justru memilih meninggalkan warisan yang jauh lebih bernilai: manusia. Tahun 2026 menjadi bukti nyata ketika perusahaan ini kembali mengirim puluhan putra-putri terbaik Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke Pulau Jawa untuk menempuh pendidikan vokasi dan pembinaan sepak bola profesional.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan KSB tidak hanya bergantung pada kekayaan mineral, tetapi pada kualitas sumber daya manusianya. Sebanyak 34 pelajar resmi diberangkatkan melalui Program AMMAN Scholars, sementara 12 pesepak bola muda U-15 memperoleh kesempatan langka mengikuti pembinaan selama satu tahun di PSS Development Center Yogyakarta, tempat lahirnya banyak talenta sepak bola nasional.

Momentum pelepasan yang berlangsung di Aula Paserang, Lantai 3 Gedung Sekretariat Daerah, Komplek Kantor Bupati Sumbawa Barat, Kamis (9/7/2026), bukan sekadar seremoni. Momen tersebut menjadi titik awal perubahan hidup puluhan anak daerah yang telah lolos melalui seleksi ketat untuk menimba ilmu di sekolah-sekolah vokasi unggulan di Kudus, Malang, dan Ponorogo.
Selama enam tahun berjalan, Program AMMAN Scholars telah membuka jalan bagi lebih dari 350 pelajar asal Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa untuk mengenyam pendidikan SMK hingga Diploma III. Program ini kini dinilai sebagai salah satu investasi sumber daya manusia terbesar yang pernah dilakukan perusahaan swasta di wilayah tersebut.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, menegaskan bahwa program ini merupakan kolaborasi strategis dalam mencetak generasi unggul yang nantinya akan kembali membangun daerahnya sendiri. Menurutnya, semangat “Generasi Terbaik” yang diusung AMMAN harus terus dijaga agar melahirkan SDM yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Hal senada disampaikan Vice President Social Impact, Policy and Permitting AMMAN, Priyo Pramono. Ia menegaskan bahwa pendidikan vokasi dan pembinaan olahraga merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan wajah pembangunan Sumbawa Barat di masa depan. AMMAN ingin memastikan putra-putri daerah menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penonton di tanah kelahirannya sendiri.

Tak hanya pendidikan, AMMAN juga membangun mimpi di lapangan hijau. Dua belas talenta sepak bola terbaik KSB akan menjalani pembinaan profesional bersama PSS Development Center Sleman. Mereka tidak hanya ditempa menjadi atlet, tetapi juga dibentuk karakter, disiplin, dan kemampuan akademiknya di Kota Pelajar, Yogyakarta.
Program ini menjadi bagian dari strategi besar AMMAN dalam menyiapkan generasi pascatambang. Ketika suatu saat aktivitas pertambangan berakhir, daerah ini diharapkan telah memiliki ribuan tenaga terampil, profesional, wirausahawan, dan atlet yang mampu menggerakkan roda ekonomi secara mandiri.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, langkah AMMAN dinilai menghadirkan paradigma baru bahwa investasi terbaik bukan hanya pada infrastruktur atau industri, melainkan pada manusia. Dari ruang kelas hingga lapangan sepak bola, perusahaan ini sedang menyiapkan generasi yang kelak akan menjadi pemimpin, inovator, dan kebanggaan Sumbawa Barat serta Indonesia. (cdn.wan)






