Transformasi Diskominfo Kabupaten Sumbawa Barat: Pelantikan dan Peningkatan Tipe Sebagai Bukti Komitmen Pembangunan Digital

Transformasi Diskominfo Kabupaten Sumbawa Barat: Pelantikan dan Peningkatan Tipe Sebagai Bukti Komitmen Pembangunan Digital

CDN, Sumbawa Barat– Pelantikan Dedi Damhudi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada Senin (9/3) bukan sekadar acara resmi pergantian kepemimpinan. Momen tersebut menjadi tonggak sejarah yang menandai perubahan fundamental bagi dinas yang bertugas mengelola urusan komunikasi dan teknologi informasi di daerah tersebut. Berkat persetujuan Peraturan Daerah (Perda) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dari DPRD, Diskominfo KSB resmi mengalami kenaikan status dari tipe C menjadi tipe A maksimal – sebuah langkah yang menunjukkan kesadaran pemerintah daerah akan pentingnya sektor ini dalam mendorong kemajuan.

Perubahan tipe ini secara langsung berdampak pada struktur organisasi dan ruang lingkup kerja dinas. Jika sebelumnya hanya memiliki 2 bidang kerja, kini Diskominfo KSB mengembangkan diri menjadi 4 bidang yang lebih spesifik. Bidang Kominfo yang tadinya merupakan satu kesatuan dideder menjadi tiga bidang baru dengan fokus masing-masing: Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik, Tata Kelola dan Pengelolaan Transformasi Pemerintah Digital, serta Aplikasi dan Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi. Sementara itu, Bidang Statistik tetap dipertahankan sebagai bagian penting dalam pengelolaan data daerah.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah

Dalam sambutannya pada acara pelantikan, Bupati H. Amar Nurmansyah menyampaikan rasa terima kasih kepada DPRD atas dukungannya dalam menyetujui perubahan Perda OPD, yang disusun sesuai dengan kebutuhan aktual pengembangan organisasi daerah. Ia menegaskan bahwa dengan struktur yang lebih lengkap, Diskominfo harus siap menjalankan fungsi-fungsinya yang baru secara optimal. Bupati juga menetapkan dua tugas pokok utama yang harus diemban oleh dinas tersebut: menjadi pengelola bank data daerah dan menjabat sebagai juru bicara (Jubir) resmi pemerintah kabupaten.

“Perangkat, struktur dan personilnya sudah tersedia, sehingga kedua tugas ini harus dijalankan dengan baik,” tegas Bupati dengan tegas.

Sebagai pengelola bank data, Diskominfo diharapkan dapat menjadi pusat dukungan informasi yang andal, khususnya dalam pelaksanaan Program Kartu Sumbawa Barat Maju dan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa. Bupati berharap data untuk berbagai program dapat diintegrasikan dalam sebuah ekosistem yang terkontrol dengan baik, sehingga setiap dinas pengampu program hanya perlu menghubungkan sistemnya dengan Diskominfo. Bahkan, ia menyampaikan harapan agar kelak program-program pusat juga dapat menggunakan data yang dikelola oleh Diskominfo KSB.

Sementara itu, sebagai Jubir resmi pemerintah, Diskominfo dituntut untuk bekerja secara pro aktif dalam memantau dinamika isu yang berkembang di tengah masyarakat. Selain itu, dinas ini juga diwajibkan membangun komunikasi yang erat dengan seluruh OPD melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk menyerap setiap informasi penting yang perlu disampaikan kepada publik.

“Kalau dulu ada kesalahpahaman siapa Jubir, mulai hari ini jelas Diskominfo yang menjadi juru bicara pemerintah,” tandas Bupati, menegaskan posisi dan tanggung jawab baru dinas tersebut. (cdn.wan)