KELANIR, CDN — Pemerintah Desa Kelanir, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat atas perhatian dan dukungan terhadap pembangunan sarana dan prasarana di wilayah desa tersebut.
Kepala Desa Kelanir, Muslihin, mengatakan sejumlah kebutuhan infrastruktur di desanya belum sepenuhnya dapat dibiayai melalui Dana Desa. Salah satunya pembangunan lapangan sepak bola yang membutuhkan anggaran cukup besar agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Menurutnya, keterbatasan anggaran desa membuat pembangunan lapangan sepak bola membutuhkan proses secara bertahap. Bahkan, tanpa dukungan dari pemerintah daerah, lapangan tersebut diperkirakan baru dapat digunakan secara optimal dalam beberapa tahun ke depan.
Karena itu, pembangunan lapangan sepak bola terus diperjuangkan Pemerintah Desa Kelanir melalui berbagai forum perencanaan pembangunan, termasuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan. Dalam setiap kesempatan, pembangunan fasilitas olahraga tersebut selalu ditempatkan sebagai salah satu prioritas yang diusulkan desa.
Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Setelah sebelumnya direncanakan mulai dikerjakan pada 2023, proses pengerjaan urugan tanah baru dapat dimulai pada 2024 karena keterbatasan kemampuan keuangan desa. Pemdes Kelanir sendiri telah menunjukkan keseriusannya, mulai dari proses pembebasan lahan hingga pekerjaan awal pembangunan lapangan.
“Akhirnya bantuan yang diharapkan datang pada tahun 2025 ini. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas PU telah menganggarkannya dan dalam waktu dekat akan dikerjakan,” kata Muslihin.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Kelanir. Menurutnya, perhatian pemerintah daerah tidak hanya membantu mempercepat pembangunan fasilitas yang dibutuhkan warga, tetapi juga menjadi bukti bahwa keberadaan dan kebutuhan masyarakat desa mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten.
Selain pembangunan lapangan sepak bola, Pemkab Sumbawa Barat juga dinilai memberikan kontribusi terhadap peningkatan akses jalan di Desa Kelanir. Pemerintah daerah juga bergerak cepat ketika terjadi kerusakan pada jembatan penghubung Kelanir dengan desa-desa lainnya akibat terjangan banjir bandang.

“Masyarakat sempat was-was melewati akses utama tersebut, apalagi jembatan itu digunakan oleh para siswa dan tenaga pendidik menuju sekolah. Kini jembatan tersebut sudah diperbaiki, bahkan kondisinya lebih baik dari sebelumnya,” ujar Muslihin.
Di akhir keterangannya, Muslihin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Ia berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Desa Kelanir dan Pemkab Sumbawa Barat terus terjaga sehingga berbagai kebutuhan pembangunan di desa dapat ditangani secara bertahap demi meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat. (cdn.wan)






