Hangatnya Coffee Morning di Bappeda: Cara Diskominfo KSB Rangkul Media Demi Informasi Akurat

Hangatnya Coffee Morning di Bappeda: Cara Diskominfo KSB Rangkul Media Demi Informasi Akurat

Langkah tak biasa ditunjukkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat. Lewat forum santai namun sarat makna, “coffee morning” bersama media, pemerintah daerah mengirim sinyal kuat: perang melawan hoaks dimulai dari kolaborasi yang solid.

CDN, Sumbawa Barat — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar coffee morning bersama insan media di Bappeda Coworking Space, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini bukan sekadar temu santai, melainkan langkah strategis memperkuat sinergi dalam penyebarluasan informasi publik yang akurat dan terpercaya.

Hadir langsung Kepala Dinas Kominfo, Dedy Damhudi M. Khatim, S.P., M.Si., didampingi Sekretaris Dinas Ahmad Hidayat, S.STP., serta jajaran Diskominfo dan perwakilan media mitra.

Dalam sambutannya, Dedy menegaskan pentingnya alignment antara pemerintah dan media agar informasi yang disampaikan tidak terjebak dalam pusaran disinformasi, misinformasi, maupun malinformasi yang kian masif di era digital.

“Diskominfo ingin menjadi dinas yang terbuka dan bersahabat. Kami ingin teman-teman media bisa berkomunikasi lebih leluasa. Ke depan, kami juga akan menghadirkan ruang terbuka ‘bale rungan’ sebagai wadah interaksi,” ujarnya.

Tak hanya itu, Diskominfo juga mengakui peran vital media sebagai early warning system dalam mendeteksi berbagai isu yang luput dari pantauan pemerintah.

“Kami sadar tidak semua hal bisa kami jangkau. Peran media sangat membantu kami membaca kondisi riil di lapangan. Terima kasih atas kolaborasi yang sudah terjalin,” tambahnya.

Forum diskusi pun berlangsung dinamis. Sejumlah jurnalis menyoroti pentingnya kecepatan respons pemerintah terhadap isu strategis agar tidak berkembang menjadi bias informasi di tengah masyarakat.

Selain itu, media juga mendorong kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi event besar seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Pekan Olahraga Nasional (PON). Salah satu poin krusial yang disuarakan adalah kebutuhan media center sebagai pusat informasi dan promosi daerah.

Menanggapi hal tersebut, Diskominfo memastikan kesiapan pemerintah daerah untuk memfasilitasi media center, dengan koordinasi lintas sektor yang lebih matang.

Tak berhenti di situ, isu peningkatan kualitas jurnalis juga mencuat. Media berharap adanya dukungan konkret untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Menjawab hal itu, Diskominfo menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi kegiatan tersebut sebagai bagian dari peningkatan profesionalisme pers.

Lebih jauh, Diskominfo didorong untuk memainkan peran sebagai official spokesperson pemerintah daerah, menghadirkan informasi yang tidak hanya cepat tetapi juga mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan ini rencananya akan dijadikan agenda rutin sebagai ruang komunikasi dua arah yang produktif dan berkelanjutan.

Coffee morning ini menjadi penanda bahwa era komunikasi satu arah telah usai. Di Sumbawa Barat, kolaborasi menjadi kunci. Ketika pemerintah dan media berjalan seirama, maka informasi yang lahir bukan hanya cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan berdampak. (cdn.wan)