Pesan Dinas Perikanan KSB Lewat Pembagian 15 Unit Rombong Pemasar Pada Pelaku Usaha Perikanan

Pesan Dinas Perikanan KSB Lewat Pembagian 15 Unit Rombong Pemasar Pada Pelaku Usaha Perikanan

CDN, Sumbawa Barat– Sepanjang tahun 2024, Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat telah membagikan 15 unit rombong pada pelaku usaha perikanan khusunya pemasar ikan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Bantuan tersebut merupakan sebagai salah satu upaya untuk mendukung usaha sektor perikanan khususnya pengolahan dan peasar ikan agar Poklahsaar (Kelompok Pengolah dan Pemasar) hasil perikanan dapat mengembangkan usahanya untuk memasarkan produk ikan segar dengan mutu dan kualitas terjamin.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat, Noto Karyono, S.Pi.,M.Si melalui Kepala Bidang Pengelolaan Produk dan Sumber Daya Perikanan (P2SDP), Endang Yunari pada media mengatakan bahwa langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan konsumsi ikan serta  mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Ada pesan yang ingin disampaikan lewat bantuan ini, bantuan 15 unit rombong pemasar ini semata-mata untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat agar konsumsi ikan dalam keluarga,”pungkas Endang Yunari.

Untuk mutu dan kualitas rombong yang dibagikan, Endang Yunari menjamin rombong tersebut bermutu dan cocok untuk para pedagang ikan keliling. Rombong itu terdiri dari tiga wadah kedap untuk menaruh ikan yang dapat ditempatkan para pedagang di bagian belakang sepeda motornya. Mereka juga diberikan alat timbang, jaket dan helm berwarna biru hingga pengeras suara yang berisi jinggel ajakan makan ikan kepada masyarakat.

“Karena memang kami desain semenarik mungkin tanpa mengurangi fungsinya. Dan kami jamin wadahnya kuat dan kedap karena bagian dalamnya stirofoam dan bagian luarnya kami lapisi plat seng. Jadi tidak akan mudah rusak,” beber Kepala Bidang ini.

Itulah pesan yang ingin disampaikan oleh Dinas Perikanan lewat penyaluran rombong pemasar pada pelaku usaha perikanan di KSB. Terlihat rombong tersebut sangat simple dan tidak memiliki arti apa-apa selain dari alat bagi pemasar ikan berjualan. Namun dibalik kesederhanaan itu, edukasi pada keluarga untuk mengkonsumsi ikan adalah yang utama, ikan salah satu sumber sumber protein yang mengandung zat gizi asam lemak omega 3. Asam lemak omega 3, merupakan asam lemak baik yang dibutuhkan tubuh dan berasal dari makanan yang kita konsumsi. Lebih jauh, apabila upaya ini berhasil, maka daya ungkit masyarakat terhindar dari sunting akan lebih tinggi.

Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat juga baru-baru ini telah mengumumkan kembali menggulirkan program asuransi nelayan tahun 2025. Program tersebut digulirkan sebagai upaya pemerintah dalam memberikan jaminan perlindungan atas resiko yang dialami individu nelayan.

Dengan adanya program tersebut akan memberikan suntikan semangat bagi teman-teman nelayan untuk melakukan aktifitas penangkapan sehingga dapat dilakukan secara keberlanjutan

Dengan demikian, akan memicu terjadinya peningkatan produksi perikanan tangkap. Terlebih lagi memberikan peningkatan pendapatan serta kesejahteraan nelayan dan keluarganya sendiri. (cdn.wan)