Aksi Brutal Veda Ega di Spanyol: Dari Barisan Belakang ke Enam Besar Dunia

Aksi Brutal Veda Ega di Spanyol: Dari Barisan Belakang ke Enam Besar Dunia

CDN, Jerez– Veda Ega Pratama kembali membuktikan bahwa Indonesia kini memiliki bintang besar di panggung balap dunia. Tampil luar biasa di Moto3 Spanyol 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4/2026), pembalap muda Honda Team Asia itu sukses mencuri perhatian setelah melesat tajam dari posisi start ke-17 hingga finis di posisi keenam.

Penampilan Veda benar-benar sensasional.

Memulai balapan dari barisan belakang, rider asal Indonesia tersebut menunjukkan mental baja, kesabaran, dan agresivitas luar biasa saat menyalip satu per satu lawan-lawannya. Perlahan namun pasti, Veda menembus rombongan depan dan bahkan sempat bertarung di jajaran lima besar hingga lap terakhir.

Jerez seakan menjadi panggung pembuktian bagi talenta besar Merah Putih.

Meski akhirnya harus rela disalip Alvaro Carpe menjelang garis finis, hasil finis keenam tetap menjadi pencapaian besar yang mempertegas konsistensi Veda sebagai salah satu rising star Moto3 musim ini.

Balapan sendiri dimenangkan oleh rider tuan rumah Maximo Quiles, yang kembali tampil dominan di depan publik Spanyol. Adrian Fernandez finis kedua, sementara David Munoz mengamankan podium ketiga.

Namun sorotan besar justru tertuju pada kebangkitan Veda Ega.

Setelah sempat mengalami crash di Moto3 Amerika Serikat bulan lalu, Veda berhasil menjawab keraguan dengan comeback impresif. Sebelumnya, ia juga tampil konsisten dengan finis kelima di Thailand dan podium ketiga di Brasil.
Performa luar biasa di Jerez membuat posisi Veda di klasemen sementara Moto3 2026 ikut terdongkrak signifikan. Kini, ia mengoleksi 37 poin dan naik ke peringkat enam dunia.

Klasemen sementara menempatkan Maximo Quiles di puncak dengan 90 poin, disusul Alvaro Carpe (53), Adrian Fernandez (49), Valentine Perrone (47), dan Marco Morelli (45).

Dengan tren performa yang terus menanjak, peluang Veda untuk menembus lima besar bahkan perebutan gelar semakin terbuka.

Selanjutnya, tantangan besar menanti di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada 10 Mei mendatang. Seri tersebut diprediksi akan menjadi ujian berikutnya bagi Veda untuk terus membuk

tikan bahwa Indonesia bukan sekadar peserta—tetapi ancaman nyata di arena Moto3 dunia.
Dari Jerez, Veda Ega telah mengirim pesan tegas: Merah Putih kini melaju kencang di jalur juara. (cdn.wan)