CDN, SUMBAWA BARAT – Jabatan boleh berakhir, tetapi pengabdian sejati kepada masyarakat tidak mengenal batas waktu. Nilai itulah yang kembali ditunjukkan Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, Bupati Sumbawa Barat dua periode (2016-2025) yang akrab disapa Haji Firin. Bersama keluarga besar dan relawan HWM Centre, ia terus hadir di tengah masyarakat dengan aksi nyata yang membawa manfaat bagi banyak orang.
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Haji Firin kembali menggerakkan misi kemanusiaan dengan menyalurkan 10 ekor sapi pilihan berbobot antara 350 hingga 500 kilogram serta tiga ekor kambing untuk masyarakat prasejahtera di Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa. Bantuan tersebut menjadi simbol kepedulian yang tidak pernah surut, bahkan setelah dirinya tak lagi menjabat secara formal di pemerintahan.

Bagi Haji Firin, ibadah kurban bukan sekadar tradisi tahunan atau ritual keagamaan semata. Ia memandang kurban sebagai jalan menghadirkan “multikesalehan”, yakni ibadah yang memberi dampak spiritual, sosial, sekaligus ekonomi bagi masyarakat luas. Karena itu, seluruh hewan kurban dibeli langsung dari peternak lokal di Pulau Sumbawa sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi rakyat.
Langkah tersebut menjadi angin segar bagi para peternak tradisional yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor peternakan. Di tengah tantangan ekonomi, kebijakan membeli hewan kurban dari peternak lokal dinilai mampu membantu perputaran ekonomi daerah sekaligus meningkatkan semangat masyarakat kecil untuk terus bertahan dan berkembang.
“Ibadah kurban adalah ruang terbaik untuk menumbuhkan keikhlasan dan empati nyata di tengah kehidupan bermasyarakat. Saya mengajak siapa pun yang memiliki kelapangan rezeki untuk berbagi dengan sesama. Insya Allah, setiap keikhlasan akan dibalas dengan keberkahan yang berlipat,” ujar Haji Firin penuh ketulusan.
Tak hanya fokus pada penyaluran bantuan, HWM Centre juga menerapkan metode distribusi yang humanis dengan sistem door-to-door atau antar langsung ke rumah warga penerima manfaat. Para relawan menyisir berbagai wilayah, termasuk desa terpencil, untuk memastikan daging kurban diterima langsung oleh warga prasejahtera, lansia, dan anak yatim tanpa harus mengantre panjang.

Cara tersebut mendapat apresiasi luas karena dinilai lebih menjaga kenyamanan serta martabat masyarakat penerima bantuan. Di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit bagi sebagian warga, pendekatan yang penuh penghormatan itu menghadirkan rasa haru dan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat kecil yang merasakan langsung perhatian dari sosok pemimpin yang selama ini mereka kenal dekat.
Perwakilan HWM Centre Kabupaten Sumbawa, Haji Jaya Muis dan Susi, menyebut konsistensi Haji Firin sebagai gambaran pemimpin yang tidak pernah benar-benar meninggalkan rakyatnya. Menurut mereka, kepedulian yang terus ditunjukkan, mulai dari respons cepat saat musibah hingga aksi sosial kurban, menjadi bukti bahwa pengabdian sejati tidak berhenti ketika masa jabatan selesai. Bagi Haji Firin, menebar manfaat dan menjaga solidaritas sosial adalah perjalanan panjang yang akan terus hidup bersama denyut kebutuhan masyarakat. (cdn.wan)






