Amar Nurmansyah ‘Bongkar Pasang’ 5 Pejabat, Sinyal Kuat Reformasi Birokrasi KSB

Amar Nurmansyah ‘Bongkar Pasang’ 5 Pejabat, Sinyal Kuat Reformasi Birokrasi KSB

CDN, Sumbawa Barat– Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, melakukan langkah strategis dengan merotasi lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (25/03/2026). Pelantikan yang berlangsung di Aula Paserang, Gedung Graha Praja Sekretariat Daerah itu menjadi sinyal kuat pembenahan kinerja birokrasi di tubuh Pemkab KSB.

Pelantikan ini dihadiri jajaran Forkopimda dan pimpinan daerah, mulai dari Wakil Bupati Hj. Hanipah, Sekda drh. Hairul, hingga Ketua DPRD Kaharuddin Umar, serta unsur TNI-Polri dan Kejaksaan, menegaskan pentingnya momentum tersebut dalam arah baru tata kelola pemerintahan daerah.

Berdasarkan SK Bupati Nomor 050/800.1.3.3/BKPSDM/2026, lima pejabat yang dilantik mengalami rotasi strategis lintas sektor. Ferial kini memimpin Dinas Dukcapil, H. I Made Budi Artha dipercaya menangani Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Agus Purnawan mengisi posisi Kepala Dinas Perikanan, Noto Karyono memimpin DPMPTSP, sementara Ns. H. Kamaluddin kini menjabat Kepala Dinas Sosial.

Dalam arahannya, H. Amar menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan bagian dari strategi besar meningkatkan efektivitas pemerintahan.

“Rotasi ini bukan sekadar perpindahan kursi. Ini adalah langkah terukur untuk memastikan setiap pejabat berada pada posisi yang tepat sesuai kompetensinya,” tegas H. Amar.

Ia menambahkan, seluruh proses rotasi didasarkan pada pemetaan kompetensi (job fit) yang dianalisis secara cermat, dengan mempertimbangkan kebutuhan program prioritas daerah serta potensi sumber daya manusia yang dimiliki.

Lebih jauh, H. Amar mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijawab dengan kinerja nyata, bukan sekadar simbol kekuasaan.

“Yang kita butuhkan hari ini adalah pejabat yang bekerja cepat, tepat, dan berdampak langsung pada masyarakat. Tidak ada ruang bagi yang tidak adaptif,” tandasnya.

Langkah rotasi ini dinilai sebagai upaya penyegaran sekaligus penguatan mesin birokrasi di Kabupaten Sumbawa Barat, guna menjawab tantangan pembangunan yang semakin dinamis dan tuntutan pelayanan publik yang kian tinggi. (cdn.wan)