
PHILLIP ISLAND, CDN – Bendera Merah Putih berkibar lewat aksi sensasional pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama! Tampil menggila di Sirkuit Phillip Island, Australia, Sabtu (24/10/2026), pembalap Honda Team Asia itu sukses merebut pole position pertamanya di Moto3 Australia 2026.
Tak hanya mengamankan posisi start terdepan, Veda juga mematahkan rekor lap tercepat kelas Moto3 di sirkuit legendaris tersebut!
Kejutan Veda sudah terlihat sejak sesi kualifikasi pertama (Q1). Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu langsung tancap gas dan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 36,383 detik. Meski sempat digeser tiga pembalap pada penghujung sesi, Veda tetap mengamankan posisi keempat untuk melaju ke Q2 bersama Guido Pini, O’Gorman, dan Eddie O’Shea.
Memasuki Q2, Veda tak memberi ruang bagi lawan-lawannya untuk bernapas lega. Dengan kepercayaan diri tinggi, pembalap berusia 18 tahun itu langsung menggeber motornya dan mencatatkan waktu 1 menit 35,878 detik. Catatan tersebut sempat mengantarkannya ke posisi kedua sebelum persaingan sengit membuat posisinya kembali tergeser.
Drama sesungguhnya terjadi pada penghujung kualifikasi. Juara dunia Moto3, Maximo Quiles, sempat berada di ambang pole position setelah membukukan waktu fantastis 1 menit 35,320 detik. Persaingan seolah mengarah kepada Quiles, tetapi Veda ternyata masih menyimpan kejutan yang siap mengguncang Phillip Island!.
Pada putaran terakhir atau last flying lap, Veda melancarkan serangan pamungkas yang benar-benar mencengangkan. Dengan kecepatan luar biasa, ia menembus catatan waktu 1 menit 35,299 detik, mengungguli Quiles dan merebut pole position dengan selisih tipis 0,021 detik! Sebuah penampilan dramatis yang menempatkan nama Indonesia di puncak persaingan Moto3 Australia.
Lebih istimewa lagi, torehan tersebut bukan sekadar kemenangan dalam duel perebutan posisi start. Veda sekaligus mematahkan rekor lap tercepat kelas Moto3 di Phillip Island. Aksi pembalap muda Indonesia itu menjadi bukti bahwa ia mampu bersaing langsung dengan para pembalap terbaik dunia dan menghadirkan kejutan di panggung balap internasional.
Usai sesi kualifikasi, Veda mengaku tidak menyangka bisa meraih pole position pertamanya sepanjang karier di Moto3. Dalam wawancara di parc fermé, ia mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian yang diraih melalui perjuangan hingga detik-detik terakhir. Hasil tersebut menjadi momen istimewa bagi pembalap muda yang terus berupaya menunjukkan kemampuannya di kelas dunia.
“Saya hanya tetap fokus pada diri saya dan berusaha keras. Setelah melewati garis finis dan melihat layar, ternyata saya ada di pole position,” ungkap Veda.
Ia juga mengaku sempat tidak menyangka bisa meraih posisi terdepan, terlebih ketika persaingan berlangsung ketat dan terjadi insiden saling bersenggolan antarpembalap pada akhir sesi kualifikasi.
Kini, sorotan tertuju kepada Veda Ega Pratama. Pole position dan rekor lap tercepat menjadi modal berharga untuk menghadapi balapan Moto3 Australia 2026. Namun, tantangan sesungguhnya masih menanti saat lampu start padam. Mampukah Veda mengubah pole position bersejarah ini menjadi kemenangan dan kembali menggemparkan dunia balap? Publik Indonesia kini menanti pembuktian berikutnya dari sang pembalap muda kebanggaan Tanah Air. (cdn.wan)
