Safari Ramadan Gubernur NTB Kunjungi Sumbawa Barat, Fokus pada Ekonomi, Pembangunan, dan Infrastruktur

Safari Ramadan Gubernur NTB Kunjungi Sumbawa Barat, Fokus pada Ekonomi, Pembangunan, dan Infrastruktur

CDN, Sumbawa Barat – Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP., M.Si., Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Safari Ramadan di Kabupaten Sumbawa Barat pada Jumat (13/3). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi langsung oleh Bupati H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si. dan Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., dengan fokus meninjau sejumlah lokasi strategis yang terkait dengan peningkatan ekonomi masyarakat, pembangunan desa, serta pengembangan infrastruktur daerah.

Kunjungan Awal: Pantau Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Tanah Mira

Kegiatan dimulai di Pasar Tanah Mira, Kecamatan Taliwang, di mana Gubernur melakukan pemantauan terkait ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang momen Idulfitri. Selama berada di pasar, ia juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mendengar kondisi dan kendala yang dihadapi. Dalam kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya akses permodalan yang mudah dan aman bagi para pelaku usaha kecil, khususnya melalui Bank NTB Syariah dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Ia bahkan mengusulkan untuk menyediakan pojok layanan BPR di area pasar, sebagai upaya melindungi pedagang dari praktik pinjaman tidak resmi yang berpotensi merugikan.

Fokus Pembangunan Desa: Program dan Koperasi

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kelurahan Telaga Bertong dan Desa Seteluk Tengah untuk meninjau Program Desa Berdaya Informatif. Program ini ditargetkan untuk memberikan manfaat kepada 150 keluarga dengan tujuan utama mengurangi kemiskinan ekstrem melalui pengembangan potensi lokal yang ada di desa. Di lokasi yang sama, Gubernur juga mengunjungi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dan menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp25 juta dalam bentuk barang dagangan dari mitra kerja. Bantuan ini diberikan dengan harapan agar koperasi dapat segera beroperasi dan berkontribusi pada perekonomian masyarakat sekitar.

Peningkatan Infrastruktur Udara di Bandara AMMAN Mineral

Rangkaian kegiatan dilanjutkan ke Bandara AMMAN Mineral yang berlokasi di Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano. Meskipun sudah layak beroperasi, bandara ini saat ini dalam proses peningkatan status menjadi bandara umum. Gubernur menyampaikan harapannya agar ke depannya dapat dioperasikan penerbangan langsung menuju Surabaya atau Denpasar, yang diharapkan akan meningkatkan aksesibilitas sektor pariwisata serta memperkuat konektivitas perdagangan antar daerah.

Komitmen Terhadap Kesehatan Masyarakat: Penanganan Stunting

Kunjungan kerja Safari Ramadan ditutup dengan peninjauan upaya penanganan stunting di Kecamatan Seteluk. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan kesehatan masyarakat dan mengatasi permasalahan gizi yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah.

Latar Belakang Perekonomian NTB yang Meningkat

Kegiatan safari Ramadan ini dilakukan dalam konteks perekonomian NTB yang sedang dalam proses pemulihan. Pada awal kepemimpinan Gubernur Iqbal bersama Wakil Gubernur Dinda, pertumbuhan ekonomi NTB pernah terkontraksi hingga minus 1,47 persen akibat persoalan teknis pada smelter yang berdampak langsung pada sektor pertambangan, membuat pemulihan menjadi sangat berat.

Namun, berdasarkan data yang diperoleh, perekonomian NTB pada akhir tahun 2025 menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Pertumbuhan ekonomi bergerak naik dan ditutup di angka 3,22 persen – capaian yang naik enam kali lipat dari target yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pemprov NTB menggambarkan pencapaian ini sebagai bentuk akselerasi signifikan dari kondisi kontraksi sebelumnya.

Meskipun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) NTB masih didominasi oleh sektor pertambangan, sepanjang tahun 2025 tercatat adanya penguatan pada sektor non-tambang. Sektor pertanian tumbuh positif dengan lonjakan produksi padi dari sekitar 152 ribu ton menjadi 200 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG). Selain iklim bagus yang ditunjukkan oleh sektor pertanian, peningkatan juga terjadi disektor pariwisata, dimana peningkatan kunjungan tamu hotel sebesar 30,49 persen serta kenaikan jumlah penumpang udara. Peningkatan juga terjadi ditingkat konsumsi rumah tangga masyarakat. (cdn.wan)