Santunan Duka Kematian Program KSB Maju Telah Bergulir, Sementara Menyentuh Angka 300 KK

Santunan Duka Kematian Program KSB Maju Telah Bergulir, Sementara Menyentuh Angka 300 KK

CDN, Sumbawa Barat– Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat sebagai dinas pengampuh program KSB Maju Sosial hingga saat ini tengah konsen menjalankan program strategis Bupati Sumbawa Barat,H. Amar Nurmansyah dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat, Ferial, S, KM. ketika ditemui media mengatakan jika program strategis ini sangat dirasakan manfaatnya dan menjadi pemicu dalam menekan angka kemiskinan ekstrim di Sumbawa Barat.

Salah satu program yang dimandatkan pada Dinas Sosial adalah santunan kematian, hingga saat ini, jumlah jiwa yang telah mendapatkan manfaat dari program ini berjumlah kurang lebih 300 KK

Uang duka yang dimaksudkan dapat diambil secara langsung di Dinas Sosial tanpa harus melakukan traksi lewat perbankan seperti bantuan kartu KSB maju lainnya.

“Penerima bantuan uang duka dapat mengambil uangnya secara cash di Dinas Sosial, syaratnya cukup membawa surat dari Kantor Desa dan membawa 2 (dua) orang sebagai saksi. Tentu ini berbeda dengan program KSB Maju lainnya, itu adalah amanah dari pimpinan yang diberikan pada kami, dengan pokok pikiran masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari program KSB Maju Sosial,” pungkas Ferial.

Dalam mendapatkan data akurat, Dinas Sosial dibantu oleh Para Agen AGR dan para tenaga pendamping. Sementara data akan diproses oleh Bidang Teknis yang dibantu oleh 2 operator. Setiap Minggu mereka melakukan validasi data dan berkoordinasi dengan beberapa dinas terkait semisalnya dengan Dukcapil. Validasi data penting dilakukan agar bantuan telat sasaran dan mencegah terjadi kebocoran anggaran. 

“Sejauh ini kami tidak ada kendala, program bantuan sosial lewat KSB Maju langsung aksen dikarenakan program KSB maju merupakan kelanjutan dari program pemerintah sebelumnya, tinggal disempurnakan saja,” imbuh Kepala Dinas Sosial tersebut.

Sebagai tambahan, Ferial, S,KM mengatakan jika masyarakat yang telah terdaftar dalam Program keluarga Harapan (PHK) tidak bisa menerima program KSB Maju, pengecualian untuk bantuan uang duka, karena santunan kematian tidak ada dalam program PKH.

“Alhamdulillah dengan adanya program KSB Maju, angka kemiskinan ekstrim di KSB dapat ditekan, semula kita berada di angka 12% kini turun menjadi 10%. Angka ini (10%,red) dapat diperkecil lagi ditahun-tahun yang akan datang mengingat Pemerintah KSB konsen dengan program yang dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.” tutup Kepala Dinas Sosial, Ferial. (cdn.wan**)