Gunakan Sistem Rolling, BPBD KSB Sigap Layani Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Gunakan Sistem Rolling, BPBD KSB Sigap Layani Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

CDN, Seteluk– Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (BPBD KSB) terus mendistribusikan air bersih pada sejumlah desa yang mengalami krisis air bersih pasca masuknya musim kemarau di Kabupaten Sumbawa Barat.

Hari ini, Kamis sore (04/10/2025), salah satu unit tangki air BPBD KSB mendistribusikan air bersih di RT 06, Dusun Batu Cermai, Desa Meraran, Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat. Wilayah tersebut terdampak kekurangan air bersih akibat mesin rispam bantuan pemerintah mengalami kerusakan dan masih dalam proses perbaikan.

Kepala BPBD KSB, Abdullah, S.Pd yang berhasil dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa BPBD berusaha optimal untuk memenuhi kebutuhan warga akan akses air bersih. BPBD KSB sendiri telah memetakan daerah yang terdampak krisis air bersih. Selain itu, sebagai bentuk tanggungjawab dan pengabdian, BPBD juga menerima aduan masyarakat yang kekurangan air bersih di luar zona yang telah dipetakan tersebut.  

Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa Barat, Abdullah, S.Pd

“Kami berharap kepada masyarakat untuk melaporkan pada kami jika wilayahnya krisis air bersih, sebagai dasar kami bergerak, ada baiknya warga meminta pada pihak Pemerintah Desa untuk berkirim surat bahwa warga di desa tersebut tidak bisa menikmati akses air bersih.” pungkas Abdullah, S.Pd

BPBD juga telah mendistribusikan sejumlah tandon dengan kapasitas besar ke titik-titik strategis. Lanjut Abdullah. “Tandon-tandon tersebut diangkut menggunakan armada operasional BPBD dan selanjutnya akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih selama musim kemarau dapat terbantu.” ujarnya.

Sementara itu, operator tangki air bersih dilapangan mengatakan jika dirinya ditugaskan mendistribusikan air bersih menggunakan sistem rolling. Tiap hari truck tangki air bersih akan masuk ke desa terdampak, namun lokasi pendistribusiannya akan dibagi-bagi. Misalnya hari ini di RT 06 Desa Meraran, besok akan dibagikan pada warga RT 07. Ini adalah upaya pemerataan.

Kusdi Wardono, Salah Satu Warga Desa Meraran, Membantu dan Mengarahkan Operator Truck Tangki Air Bersih BPBD Ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Sebelum berita ini diturunkan, bantuan dari Pemda Sumbawa Barat lewat BPBD KSB sangat bermanfaat bagi masyarakat terdampak. Bayangkan saja, air sumur mereka sudah pada mengering, untuk keperluan memasak dan mandi mereka tidak memiliki air bersih. Dengan adanya bantuan ini, setidaknya masyarakat dapat beraktivitas seperti sediakalah. (cdn.wan)