Sumbawa Barat, CDN- Desa Lamunga, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendeklarasikan diri tuntas Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar 4 dan pilar 5.
Deklarasi tingkat desa yang dilaksanakan pada, Sabtu Malam (05/06/2021), merupakan tanda dari tuntasnya pilar 4 (Pengelolaan Sampah Rumah Tangga) dan pilar 5 (Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga) STBM yang dicanangkan oleh Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM. sebagai program 100 hari kerjanya bersama Fud Syaifuddin, ST. selaku Wakil Bupati Sumbawa Barat.
Keberhasilan Desa Lamunga menuntaskan pilar 4 dan pilar 5 adalah buah dari kerjasama dan gotong royong dari semua elemen masyarakat. Baik dari tingkat kabupaten, tingkat kecamatan, tingkat desa serta dibarengi dengan terjun langsungnya ASN dan PTT daerah KSB menjadi garda terdepan dalam program 100 hari kerja tersebut.

Mewakili Pemerintah Kecamatan Taliwang, Sekretaris Kecamatan Taliwang, Jiswati, SH., MH. menyampaikan permintaan maaf camat Taliwang, Aku Nur Rahmadin, S.Pd. karena berhalangan hadir mengingat ada agenda serupa di Desa Batu Putih.
Jisnawati menyampaikan pesan dan amanat dari Camat Taliwang bahwa apa yang dicapai hari ini adalah hasil yang baik, maka dari itu mari pertahankan dan diteruskan selanjutnya kedepan. Ia juga menyampaikan pada masyarakat Desa Lamunga hasil verifikasi tim yang tertuang dalam berita acara, disebutkan bahwa berdasarkan hasil tinjauan tim dilapangan, didapatkan hasil 85 persen tuntas untuk pilar 4 dan 90 persen untuk pilar 5. Sehingganya tim verifikasi memberikan nilai sangat baik untuk Desa Lamunga.
Selain dari nilai kredit yang diberikan pada Desa Lamunga, tim juga memberikan predikat pada Lamunga sebagai desa tuntas STBM.
Ditempat yang sama, mewakili Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, Asisten III, Agus Hadnan, S.Pd pada kesempatan itu mengingatkan masyarakat untuk dapat mendalami pesan yang disampaikan oleh Bupati Sumbawa Barat akan pentingnya perilaku sehat dan bersih dalam bermasyarakat. Ia juga mengapresiasi kembali para Aparatur Sipil Negara dan Pegawai Tidak Tetap Daerah yang telah kembali pada rohnya sebagai panutan masyarakat.
“Beberapa minggu ini kita dapat menyaksikan dengan mata dan kepala kita sendiri bahwa para ASN dan PTT telah berjibaku dan berbaur dengan masyarakat, menjadi garda terdepan dalam menuntaskan pilar 4 dan pilar 5 dari STBM. Mereka memberikan edukasi, mengajak masyarakat untuk menjadi prilaku yang bersih. STBM bukan untuk pribadi namun untuk kita semua,” pungkas Agus Hadnan yang kerap disapa Agus King tersebut.

Agus King menjelaskan pula bahwa selain tenaga yang disumbangkan oleh ASN dan PTT, mereka juga rela menyisihkan sedikit pendapatannya untuk membantu masyarakat menyelesaikan program STBM ini, inilah yang menurutnya suatu nilai yang luar biasa sehingga dirinya menyebutkan bahwa marwah ASN dan PTT kembali terangkat lewat STBM ini.
Agus King memaparkan bahwa baru kali ini ASN menjadi pelayan masyarakat, hanya karena selembar surat sakti bernomor 188.5/165 tanggal 15 Maret 2021 yang berisikan instruksi Bupati pada ASN dan PTT untuk berperan aktif dalam menuntaskan 5 pilar STBM, surat tersebut sungguh sakti. “Hati kita diketuk oleh Bupati untuk berbuat kebaikan, menebarkan kebaikan dan mencegah kemungkaran. Termasuk menjaga kebersihan hatinya, karena memang awal penyakit itu datang dari hati. Bupati menginstruksikan agar ASN dan PTT untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan. Sehingganya, saya berani menyebutkan tanpa kalian (ASN dan PTT) maka ini semua tidak akan berhasil,” ucapnya.
Asisten III juga menyampaikan agar masyarakat bijak melihat perbedaan, ia menjelaskan bahwa manusia lahir pada awalnya karena perbedaan. Rajuklah perbedaan itu menjadi suatu hal yang mengarah pada kemajuan. Agus King berpesan, walaupun STBM ini sudah tuntas, namun diharapkan kepada semua untuk mengawal hal positif ini.
Selain itu, Agus King juga menyampaikan informasi kekinian terkait pandemi Covid-19. “Berdasarkan informasi kekinian bahwa jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19 berjumlah 615 orang. 584 orang berhasil sembuh, sementara 14 orang sudah dipanggil oleh Allah SWT. 17 orang sedang berperang dan sedang ditangani oleh tim medis dan sedang menjalankan isolasi mandiri. Semoga 17 orang ini diangkat penyakitnya oleh Allah SWT. Secara umum, KSB dalam peta masih warna kuning,” ujarnya.
Sebelum berita ini diturunkan, dapat diinformasikan bahwa dalam deklarasi tersebut hadir anggota DPRD KSB dari Partai PKS, Baharung dan Kepala Desa Lamunga. Kepala Desa Lamunga, Habiburrahman juga menginformasikan pada semua peserta yang hadir bahwa sumbangan sukarela yang terkumpul dari ASN dan PTT dari Desa Lamunga untuk menyukseskan program STBM ini adalah kurang lebih 8 Juta rupiah. Semuanya itu telah dipergunakan untuk membantu warga-warga yang betul-betul tidak mampu.
Habiburrahman juga menegaskan bahwa, walaupun sudah tuntas, namun ia memastikan sisa-sisa pekerjaan yang belum selesai akan dituntaskan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. (cdn.wan)






