H. Firin : “Insya-Allah konstruksinya akan dimulai bulan Juni 2020”
Taliwang, centralditanews- Kabar gembira bagi para pencari kerja lokal di Kabupaten Sumbawa Barat, sebentar lagi Kabupaten Sumbawa Barat khususnya Kecamatan Maluk akan menjadi pusat industrisasi bagian timur Indonesia.
Kecamatan Maluk oleh pemerintah Pusat ditetapkan sebagai Kawasan Industri, dasar hukumnya adalah Peraturan Presiden nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN. ditambah lagi dengan telah tuntasnya proses pembebasan lahan untuk kawasan Smelter. Artinya tidak ada alasan Smelter tidak dibangun.
Pernyataan Maluk akan menjadi pusat industri telah beberapa kali diberbagai kesempatan didengungkan oleh para pemimpin di NTB. Bupati Sumbawa Barat misalnya, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM. tidak bosan-bosannya menyampaikan kabar gembira ini pada masyarakat. Diberbagai kesempatan formal maupun non formal H. Firin selalu menyampaikan hal tersebut, terakhir saat menghadiri acara Silaturahmi dengan Masyarakat Jereweh sekaligus Ntek Bale (Syukuran masuk Rumah Dinas) Camat Jereweh. “Smelter akan tetap dibangun bahkan Insya Allah konstruksinya akan dimulai bulan Juni 2020” Kata Bupati.
Begitupula dengan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, gubernur yang dikenal sangat mendukung tekhnologi modern dan industrialisasi ini dalam berbagai kesempatan resmi saat berkunjung ke KSB selalu mengatakan bahwa kita harus persiapkan diri untuk menjadi daerah industrisasi. Bahkan ketika belum menjadi gubernurpun Dr. Zul sudah melihat potensi bahwa KSB akan menjadi pusat indsutri bagian timur Indonesia.

Tidak ada alasan buat masyarakat KSB tidak mendukung program ini, program ini sudah menjadi ketetapan Nasional. Ketetapan nasional itu muncul karena langkah taktis dan langkah visioner putra terbaik KSB saat ini yaitu Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM dan langkah brilian dari otak Gubernur NTB, Dr. Zul. Saatnya masyarakat bersatu dan menjaga iklim investasi dengan menciptakan suasana kondusif. Bukan dengan isu murahan tanpa data dan fakta.

Media ini telah mewawancarai salah satu ketua BPD dari Desa Senayan, Kamis (19/03/2020), Hendra Hidayat mengatakan bahwa bersyukur Kecamatan Maluk telah ditetapkan menjadi Kawasan Industri oleh pusat. Artinya lapangan pekerjaan akan semakin banyak. Ia mengaku akan mendukung setiap langkah visioner pemimpin daerah untuk mensejahterakan rakyatnya.
Begitupula dengan Nani Kiswanto dan Boby Surya Purnama. Pencari kerja dari Kecamatan Seteluk. Senada dengan apa yang disampaikan oleh Hendra, mereka telah mempersiapkan diri dengan sertifikat dan pelatihan security, ia sangat senang dan berharap agar daerah ini kondusif sehingga tidak membuat keputusan RPJMN 2020 tidak berubah. Bahkan apabila daerah memanggil mereka untuk mengamankan RPJMN ini mereka siap berada di garis terdepan. (cdn.wan)






