CDN, Sumbawa Barat– Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) mengajak seluruh perangkat pendidikan untuk berkomitmen mencurahkan ilmu yang dimilikinya untuk mencetak generasi Indonesia cerdas.
Ajakan itu disampaikan oleh Kepala Dinas Dikbud KSB, Khusnarti S.Pd saat dikonfirmasi media ini tepat dihari pendidikan nasional. “Layar yang sudah kita bentangkan jangan sampai terlipat lagi. Kita semua, para pendidik dan tenaga kependidikan, seniman dan pelaku budaya, juga peserta didik di penjuru Nusantara, adalah kapten dari kapal besar yang bernama Indonesia ini. Perjalanan harus kita lanjutkan, perjuangan harus kita teruskan, agar semua anak bangsa merasakan kemerdekaan yang sebenar-benarnya dalam belajar dan bercita-cita,” pungkasnya.
Khusnarti juga menyampaikan pesan Bupati Sumbawa Barat dalam peringatan Hardiknas tahun 2023 kali ini. “Bupati KSB saat itu juga mengajak untuk menjadikan momentum Hari Pendidikan untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil, sehingga dapat diketahui apa yang perlu menjadi perhatian dan diperbaiki demi menciptakan pendidikan yang lebih baik.” Imbuhnya.
Selain itu, Khusnarti, S.Pd juga membenarkan jika ada 18 sekolah yang ada di Bumi Pariri Lema Bariri dinyatakan berhasil menjadi Sekolah Penggerak angkatan III. “Secara simbolis telah diserahkan oleh Bupati KSB Dr Ir H W Musyafirin MM saat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) lalu dan menyampaikan harapan agar bisa terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan guna melahirkan generasi unggul,” ucap Khusnarti S.Pd.
Sebagai informasi, 18 sekolah yang masuk kategori sebagai sekolah penggerak ialah TK Negeri 4 Taliwang, SDN 1 Jereweh, SDN 1 Lalar Liang, SDN 2 Mura, SDN 2 Sekongkang, SDN 2 Seteluk, SDN Bangkat Monteh, SDN Benete, SDN Kejawat, SDN Labuhan Lalar, SDN Moteng, SDN Sapugara, SDN Sedong, SDN Senayan, SDN Telaga Baru, SMPN 1 Jereweh, SMPN 3 Negeri Poto Tano dan SMPN 3 Satap Jereweh.(cdn.wan**)






