Hanipah Tegaskan Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Program Strategis Kabupaten Sumbawa Barat

Hanipah Tegaskan Gotong Royong Jadi Kunci Sukses Program Strategis Kabupaten Sumbawa Barat

CDN, Taliwang — Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov kembali menegaskan pentingnya budaya gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri malam Yasinan yang digelar di central kediaman Wakil Bupati Sumbawa Barat, belum lama ini.

Di hadapan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah, Wabup Hanipah menekankan bahwa semangat kebersamaan tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan berbagai program pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

Komitmen tersebut tidak hanya disampaikan lewat pidato seremonial. Selama ini, Wabup Hanipah dikenal aktif turun langsung dalam berbagai kegiatan gotong royong dan Jumat Bersih, baik di wilayah Kota Taliwang maupun di sejumlah kecamatan lainnya. Kehadiran langsung Wakil Bupati dalam setiap kegiatan sosial itu menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap budaya kebersamaan yang selama ini menjadi identitas masyarakat KSB.

“Gotong royong ini sudah menjadi simbol masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Dengan semangat gotong royong, kita telah banyak meraih prestasi di tingkat nasional,” ungkap Hanipah.

Ia mencontohkan keberhasilan Kabupaten Sumbawa Barat dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang berhasil mengantarkan daerah tersebut meraih penghargaan STBM Award dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, capaian tersebut tidak akan mungkin diraih tanpa keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan kesehatan bersama.

Wabup juga menyoroti sejumlah program strategis daerah yang saat ini mulai berjalan dan membutuhkan dukungan sosial masyarakat, salah satunya Program KSB Maju Perumahan. Ia berharap semangat gotong royong kembali dihidupkan agar program-program pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan menyentuh masyarakat secara luas.

“Sekarang ini budaya gotong royong, baik yang diinisiasi agen maupun masyarakat secara langsung, mulai berkurang. Ini yang harus kita hidupkan kembali,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hanipah juga mendorong agar program bedah rumah ke depan dilaksanakan dengan melibatkan kekuatan sosial masyarakat melalui pola gotong royong. Bahkan, ia membuka ruang agar pimpinan daerah ikut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan hunian layak.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga berencana kembali memperkuat penanganan STBM di seluruh wilayah. Dalam waktu dekat, Wabup akan mengumpulkan seluruh Agen Gotong Royong (AGR), camat, lurah, hingga kepala desa guna memperkuat kembali gerakan sanitasi berbasis masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat ingin mengembalikan semangat kolektif masyarakat sebagai kekuatan utama dalam pembangunan daerah. Di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, gotong royong diyakini tetap menjadi warisan budaya yang relevan untuk menjaga persatuan sekaligus mempercepat kemajuan daerah. (cdn.wan)