Bukan Lagi Kuda Hitam, KSB Kini Kekuatan Baru Olahraga NTB

Bukan Lagi Kuda Hitam, KSB Kini Kekuatan Baru Olahraga NTB

Sumbawa Barat, CDN – Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menutup Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 dengan sebuah pesan yang sulit diabaikan: kerja keras, pembinaan yang konsisten, dan semangat pantang menyerah mampu mengubah mimpi menjadi prestasi. Dari target lima besar, KSB justru melesat hingga finis di peringkat keempat sekaligus dinobatkan sebagai kontingen terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Pulau Sumbawa.

Prestasi tersebut bukan sekadar angka di papan klasemen. Di tengah persaingan 51 cabang olahraga, 702 nomor pertandingan, dan ribuan atlet terbaik dari seluruh NTB, kontingen KSB sukses mengoleksi 254 medali, terdiri dari 64 emas, 77 perak, dan 113 perunggu. Raihan ini menjadi pencapaian terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan KSB di ajang Porprov.

Yang membuat capaian ini semakin istimewa, KSB menjadi daerah dengan koleksi medali emas terbanyak di Pulau Sumbawa. Sebanyak 64 medali emas berhasil mengungguli Kabupaten Sumbawa (54 emas), Kota Bima (45), Dompu (44), hingga Kabupaten Bima (16). Dominasi tersebut menjadi bukti bahwa Sumbawa Barat kini telah menjelma menjadi pusat lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Di level provinsi, KSB hanya berada di bawah tiga daerah besar di Pulau Lombok, yakni Kota Mataram, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Bahkan KSB mampu mengungguli Lombok Timur hanya dengan selisih satu medali emas. Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa peta kekuatan olahraga NTB mulai berubah.

Lebih membanggakan lagi, pencapaian tersebut merupakan lompatan besar dibanding Porprov XI tahun 2023. Saat itu KSB masih berada di posisi kedelapan. Hanya dalam satu siklus pembinaan, kontingen KSB berhasil melonjak empat peringkat. Ini menunjukkan bahwa prestasi bukan datang karena keberuntungan, melainkan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan disiplin dan komitmen.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen kontingen. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari dedikasi para atlet, pelatih, ofisial, pengurus KONI, hingga dukungan penuh pemerintah daerah yang terus mendorong kemajuan olahraga prestasi.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah KSB, drh. Haerul Jibril, menilai posisi empat besar sekaligus predikat terbaik se-Pulau Sumbawa merupakan modal berharga menuju ajang yang lebih tinggi. Ia optimistis atlet-atlet KSB memiliki peluang besar untuk menembus level nasional, termasuk pada PON 2028, apabila pembinaan dilakukan secara berkelanjutan.

Ketua KONI KSB, Andi Laweng, (Duduk sebelah kiri, jersey KSB di ajang Porprov XII NTB 2026)

Ketua KONI KSB, Andi Laweng, SH., MH., menyebut keberhasilan ini merupakan kemenangan seluruh masyarakat Sumbawa Barat. Menurutnya, dukungan pemerintah, DPRD, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, TNI, Polri, pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, dan masyarakat menjadi energi besar yang mengantarkan KSB melampaui target. Cabang olahraga seperti gulat, kickboxing, gimnastik, panahan, tinju, balap sepeda, aerosport paramotor, dan hapkido menjadi motor utama penyumbang medali emas.

Keberhasilan KSB di Porprov XII NTB 2026 menjadi pengingat bahwa prestasi besar selalu diawali oleh keberanian untuk bermimpi dan kesungguhan untuk berjuang. Kini tantangan berikutnya bukan sekadar mempertahankan posisi empat besar, tetapi melahirkan lebih banyak atlet yang mampu mengibarkan nama Sumbawa Barat di panggung nasional bahkan internasional. Dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun, bukan tidak mungkin KSB akan menjadi salah satu kiblat olahraga prestasi di Nusa Tenggara Barat pada tahun-tahun mendatang. (cdn.wan**)