Kades Desa Sapugara Bre’e Diduga Intimidasi Warga Bila Tak Pilih Fud-Aher

Kades Desa Sapugara Bre’e Diduga Intimidasi Warga Bila Tak Pilih Fud-Aher

CDN, Sumbawa Barat,– Warga Masayatakat Sumbawa Barat  dihebohkan dengan viralnya sebuah video voice dugaan intimidasi politik oleh seorang oknum Kepala Desa (Kades) Sapugara Bree Kecamatan Brang Rea, JML.

Vidio voice berdurasi 4.01 detik tersebut terkonfirmasi beredar pada Rabu, 9/10 pagi dalam sebuah acara rapat koordinasi warga penerima Bantuan PKH di desa Sapugara Bre’e.

JML mengancam bakal mencabut bantuan program keluarga harapan (PKH) jika tidak mengikuti instruksinya, soal dukungan pada salah satu Paslon Bupati, (FUD-AHER).

“Saya mengajak kepada anda semua untuk memilih pasangan FUD-AHER. Kalau tidak mau mengikuti saya, itu urusan anda semua, kalau anda mau panjang menerima bantuan, ikuti saya,” ungkap JML, dalam Bahasa Taliwang yang diterjemahkan Media.

JML juga terdengar mengatakan  bahwa dirinya sudah menghapus bantuan PKH terhadap beberapa warga penerima karena tidak mengikuti perintahnya. Penghapusan data itupun dipertegas tidak luput atas ulahnya sendiri.

“Tahun ini ada yang sudah saya hapus bantuan PKH nya, perlu diketahui itu saya yang lakukan,” akunya bangga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari  Kades terkait. Dihubungi berkali-kali melalui sambungan selularnya, pun tidak ada tanggapan.

Usman Renggo

Atas sikap kades yang keluar dari jalur tersebut, timses Paket AMANAH, Renggo Usman menyayangkan dan akan menindaklanjutinya, agar diproses sesuai aturan yang berlaku oleh Bawaslu KSB.

“Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut, kami akan coba berdiskusi dengan tim hukum Paket AMANAH untuk diseriusi agar dibawah ke ranah hukum. Cara yang demikian tidak baik didiamkan atau hanya ditonton. Kita harus memberikan efek jera. ” pungkas Renggo Usman. (cdn.wan)