TALIWANG, CDN – Festival Lomba Minat Bakat dan Kreativitas Siswa (FLMBKS) 2026 jenjang SMP/sederajat se-Kabupaten Sumbawa Barat resmi berakhir di Lapangan Depan Masjid Agung Darussalam, Sabtu malam (17/10). Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, menampilkan kreativitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah.

Festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda agar mampu mengembangkan kemampuan diri melalui kegiatan positif. Pemerintah daerah berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, dan keberanian tampil di hadapan masyarakat.
Selain mengasah kemampuan seni, FLMBKS 2026 diarahkan untuk memperkuat karakter pelajar melalui pengenalan nilai-nilai adat dan tradisi lokal. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, pelestarian budaya dinilai penting agar generasi muda tetap mengenal dan menghargai identitas daerahnya.
Pelaksanaan lomba yang melibatkan dewan juri juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para peserta. Penilaian yang objektif diharapkan menumbuhkan sikap disiplin, sportivitas, semangat berkompetisi, serta kemampuan menerima hasil perlombaan dengan lapang dada.
Pemerintah daerah berharap FLMBKS dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan minat dan bakat pelajar di Sumbawa Barat. Dengan pembinaan yang konsisten, potensi siswa di bidang seni dan budaya diharapkan semakin berkembang dan mampu bersaing pada tingkat yang lebih luas.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan piala dan penghargaan kepada para juara lomba Tari Kreasi dan Qasidah Rabana. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., bersama Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., Sekretaris Daerah drh. Hairul, M.M., serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Berakhirnya FLMBKS 2026 diharapkan tidak menjadi akhir dari proses pengembangan kreativitas pelajar. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi momentum untuk terus memberikan ruang bagi generasi muda dalam berkarya, berprestasi, dan menjaga warisan budaya daerah.
Setelah festival tersebut, masyarakat Sumbawa Barat kembali akan disuguhkan agenda budaya melalui Karnaval Budaya dalam rangka Hari Lahir Kabupaten Sumbawa Barat ke-23 yang dijadwalkan berlangsung pada 19–22 Oktober 2026. Agenda ini diharapkan semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus menanamkan nilai kebersamaan kepada generasi muda. (cdn.wan)






